Buscar

Tampilkan postingan dengan label Kereta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kereta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Juni 2014

Tugas : Cyber Crime




Kali ini penulis mau ngasih berita menarik nih. Terutama buat pembaca yang biasanya jadi hacker. Tantanganya datang dari P.T. KAI Commuterline Jabodetabek. Para hacker ditantang buat mengutak atik sistem tiket elektroniknya biar jadi eror. Berita selengkapnya ada di http://www.tribunnews.com/metropolitan/2013/08/21/dirut-kcj-tantang-hacker-akali-kartu-tiket-harian-berjaminan

Gimana? Tertarik mencoba??

Kamis, 22 Mei 2014

Masih Ada Yang Murah – Meriah Di Stasiun


Tadinya penulis mengira ngga ada lagi makanan yang murah tapi ngenyangin di stasiun Commuter Line selain gorengan di Jakarta Kota. Itupun ada di ujung peron barat. Memang, semenjak PT.KAI menerapkan kebijakan baru dengan menghapus semua kios PKL di stasiun, PKLnya jadi pada ilang.

Tapi pekiraan itu sirna setelah penulis masih menemukanya. Yang pertama tukang gorengan sama combro di stasiun Tebet. Letak persisnya di peron arah Bogor. Harganya ukup murah lagi. 1 biji cuma seribu perak. Tapi sayangnya ngga banyak orang tau. Karna tempatnya ketutupan terpal.

Yang kedua ini aga berat. Ayam Kremes Pak Hadi. Letak pesisnya di peron 4 stasiun Kemayoran. Paketnya berisi ayam kremes, nasi, lalapan dan sambel. Tapi haganya masih tetap murah. Cukup bayar Rp. 12.000 doang buat menikmatinya. Mau pake minum?? Bisa beli es teh manis sehaga 2.000 rupiah.

Kalo mau liat foto fotonya ada nih disini:

 Gorengan + Combro












Ayam Kremes




Jadi tunggu apa lagi?? Sikaaaatttttt !!!!! :v

Jumat, 15 November 2013

Laucing KA Pangrango, Bangkitkan Harapan Warga Sukabumi


Pembaca sekalian, ada berita gembira nih buat warga Bogor dan Sukabumi. Pada minggu, 9 November kemarin ada lauching Kereta baru. Namanya KA Pangrango. Kereta ini melayani trayek Bogor – Sukabumi. Bersamaan dengan lauching kereta ini juga di relauching jalur kereta non aktif Bogor – Sukabumi yang hampir setahun mati.

Penulis bisa katakan ini berita gembira karna kehadiran kereta ini bisa membangkitkan harapan masyarakat untuk akses yang menghubungkan kedua kota itu menuju yang lebih baik. Setidaknya dibandingkan jalan raya Bogor Sukabumi yang sudah bertahun – tahun macet parah.

Layanan kereta ini ada 3 jenis. Ada Kereta Ekonomi, Eksekutif, dan kereta makan. Kedepan, kereta ini juga akan memperpanjang rutenya sampai Bandung lewat sukabumi. Tentunya dengan tarif murah. Hehehe
Nah, kalo mau liat penampakanya, penulis ada dokumentasinya nih. Anyway sebelumnya Congratullation ya buat warga Sukabumi. Sama harapan penulis biar kereta ini dapet subsidi. Untuk kelas Ekonomi aja. Ga pantes kan kereta Ekonomi ga disubsidi. Hehe.


Suasana Lauching

 Proses Pengecekan Tiket Sebelum Kereta Jalan. Ceweknya Cakep :P

 Nah. Ini dia keretanya

Sumber :

Senin, 04 Maret 2013

Menjajal KRL KFW I-9000



Nah.Alhamdulillah bisa ngeblog lagi setelah laptopnya waras.Pada artikel kali ini penulis akan bercerita tentang pengalaman menjajal KRL KFW i-9000.Itu loh KRL karya anak bangsa buatan INKA.Gimana rasanya ?? Simak cerita berikut ini.Yuk cekibrott...!!!

Setelah hampir 2 tahun perpal di dipo dan sempet wara – wiri test drive di lintas Bogor – Cawang dan sempet juga bolak – balik ke INKA di Madiun,akhirnya KRL ini resmi narik jadi Commuter Line dengan trayek Tanggerang – Duri.Dan pada hari minggu lalu,tepatnya tanggal 25 februari penulis bersama rekan – rekan dari Sahabat Sepur Community berkesempatan mencoba kereta ini.

Hasilnya kereta ini cukup asik.Dengan tampilan stripping body luar yang aerodinamis menambah kesan moderen di sisi eksterior.Mulai berpindah ke bagian kaca penumpang.Di sini mulai terbaca sekali karakter dari INKA.Design model kaca yang diperuntukan untuk kereta kelas eksekutif ini berbentuk lebar.Membuat nyaman apabila penumpang melihat dari dalam keluar.

Dari sisi interior sepanjang koridor di dalam kereta terlihat lapang sekali.Warna oranye menghiasi seluruh pintu dan dinding berwarna putih susu menambah kesan elegan.Bangku untuk penumpang duduk terbuat dari busa yang tebal.Cukup nyaman untuk di duduki.

Berikut ini beberapa dokumentasinya :


Eksterior


Tempat duduk


Interior


Minggu, 09 Desember 2012

DORR !!!!





Nah ini dia salah satu insiden terkonyol di lintas perkeretaapian sejabodetabek (versi penulis).kamis sore lalu ada insiden tidak mengenakan di peron jalur 6 stasiun Manggarai,Jakarta Selatan.Seorang aparat TNI mengeluarkan 2 tembakan ke udara setelah terjadi adu mulut antara penumpang dengan petugas TNI.

Menurut beberapa sumber yang berhasil penulis himpun,kejadian berawal dari KL3/KRL Ekonomi yang datang dari arah utara dalam keadaan penuh.Sangking penuhnya sampai meluber ke atas.Kamudian sebelum kereta jalan,datanglah segerombolan TNI dengan sikap arogan membawa plat panjang dan memukulkanya ke arah penumpang yang di atap.Lalu menariiknya ke bawah dan memaksa masuk ke dalam kereta.

Merasa tidak terima dengan perlakuan seperti itu penumpang tadi berkata dari dalam kereta,”Hei !! Biasa aja dong !! Gausah pake kekerasan segala !!”.Anggota TNI tadi tidak terima.Lantas menodongkan pistol ke arah penumpang tadi.Nah,penumpang itu berani berteriak,”Tembak aja kalo berani !!!”,Gak lama terdengar bunyi DORRR !!!.Suara tembakan diarahkan ke udara.Akibat insiden ini korban penumpang tadi ga terima dan berencana bikin berita acara.

Gerombolan TNI ini memang sengaja diikutsertakan oleh PT.KAI dalam rangka bulan ketertiban kereta untuk ikut menertibkan penumpang.Namun rasanya menurut penulis kondisinya ga tepat yah.karna di sisi lain pelayanan KRL sendiri masih jauh dari kata layak.

Salah Sangka





Sebut saja namanya Yuni.Dia seorang eksekutif muda di sebuah perusahaan di bilangan Thamrin,Jakarta.Setiap hari ia berangkat dan pulang kantor naik kereta.Kendaraan yang baru digunakan 3 tahun terakhir.Sebelumnya ia menggunakan mobil pribadi untuk menuju ke kantornya dari rumahnya di daerah Depok.Namun belakangan ia mulai berfikir.Tarif yang lebih murah serta penolong di saat jalan menuju kantor bagaikan pameran kendaraan pribadi membuatnya beralih ke kendaraan dengan julukan ‘kaleng setrum’ ini.

Setiap pagi ia sudah bersiap di peron ujung stasiun Depok menunggu KRL tujuan stasiun Jatinegara dengan penampilanya yang menarik dan wangi pafum melatinya.Tak lupa di tangan kanan selalu ada blackberry lengkap dengan headset yang terpasang di telinganya.Sementara di tangan kirinya ia menggenggam kertas berwarna merah dengan tulisan Commuter Line.

Seperti biasa.Ketika kereta datang saat jam berangkat kerja kondisinya penuh.Kecil kemungkinan bagi Yuni untuk dapet tempat duduk dengan kondisi kereta penuh.Tak lama kereta yang ditunggu Yuni pun datang dan berhenti.Kali ini ia beruntung.Ia dapet kereta balik dari arah Jakarta.Sehingga kondisinya tidak sepenuh yang dari Bogor.Yuni masuk dan berdiri santai di ujung rangkaian.Tepat di ujung rangkaian itu,ada bangku yang dikhususkan uuntuk orang – orang dengan kebutuhan khusus.Yuni tidak ingin memaksakan duduk disitu karna ia mengerti.banyak orang yang lebih membuutuhkan bangku itu dibanding dirinya.

Tak lama di bangku khusus itu diduduki oleh seorang pria dengan pakaian kemeja,celana bahan dan sepatu.Sama dengan Yuni.Telinganya dipasang headset dari Blackberrynya.Disampingnya duduk sepasang kakek nenek.”Yah ni cowok.Ga ngerti apa yak ni bangku prioritas ?” Gumamnya dalam hati.

Perlahan kereta yang berhenti di setiap stasiun itu mulai jalan.Kondisi kereta mulai disesaki penumpangnya.Terlihat di sekitar bangku itu mulai didesaki wanita yang sebaya dengan Yuni yang matanya jelalatan berharap dapet tempat duduk.Di antara gerombolan wanita itu terlihat seorang wanita tua. Nafasnya terengah – engah dan mukanya pucat pasi.Sedangkan tanganya gemetar.Sepertinya ia kelelahan.Ibu itu kemudian mendekat ke bangku tadi.Pria itu semula tidak peduli dengan keadaan disekelilingnya.Ia hanya memandang wanita tua itu sejenak,kemudian kambali asyik dengan blackberrynya.”Gila nih orang.Egois banget ! Udah tau ada orang tua.Ga mau peduli juga !” guumam Yuni dalam hati.

Tiba – tiba wanita tua tadi menepuk pundak pria itu dan berkata,”Rendy ya ?”.”Lah.ada nenek Rohana.” Balas pria tadi seraya melepas headsetnya dan memasukan ke dalam tasnya.Kemudian terjadilah percakapan kira – kira seperti ini :
“Apa kabar ? Lama gak jumpa ya kita.”
“Alhamdulillah baik nek.Nenek sendiri gimana kabarnya ?”
“Alhamdulillah baik.Oya,gimana keadaan kamu setelah kecelakaan waktu itu ? maaf nenek gak bisa nengokin.Waktu itu nenek lagi gak kuat jalan.”
“Gapapa nek.Yang penting doanya aja.”
“Memangnya kenapa bisa kecelakaan ?”
“Iya jadi waktu itu aku mau ke pasar naik motor.Tiba – tiba ada anak sekolaan naik motor juga.Trus dia nyalip di tikungan.Lah aku kan kaget.Tapi ga sempet banting stir.yaudah.Adu kambing deh.”
“Innalillahi.Trus kaki kamu gimana ? Katanya diamputasi ?”
“Iya.Ni sekarang pake kaki palsu.Alhamdulillah udah bisa jalan.Tapi gakuat bediri lama.makanya aku duduk.”

Tanpa mereka sadari  Yuni mendengar percakapan mereka diam – diam.Sejenak ia merasa bersalah karna sudah menilai pria itu sekilas dari penampilanya yang terlihat sehat.Tapi sebenarnya rapuh.Tak lama stasiun yang dituju Yuni hampir sampai.Kemudian ia dengan sigap beringsut menuju pintu untuk turun dari kereta.

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Safety Is The First | Copyright © 2011 Diseñado por: compartidisimo | Con la tecnología de: Blogger